Selasa, 17 Maret 2020

Bugar dan Rajin Olahraga, Kenapa Banyak Atlet Tertular Virus Corona? Ini Penjelasannya

Tak ada yang kebal terhadap virus corona, berbagai kalangan bisa tertular mulai dari pejabat hingga para atlet profesional. Sebut saja pebasket Utah Jazz Ruby Gubert, dan pesepakbola Juventus Daniel Rugani. Keduanya telah dinyatakan tertular COVID-19.


Lantas, bagaimana seorang atlet profesional yang memiliki tingkat kebugaran tingkat 'dewa' bisa terjangkit virus corona COVID-19?

Praktisi kesehatan olahraga dari Slim and Health Sports Therapy, dr Michael Triangto SpKO, mengatakan seorang atlet olahraga tidak selalu memiliki imunitas atau daya tahan tubuh yang tinggi karena tujuan dari mereka berolahraga memang tidak selalu untuk kesehatan. Dalam berolahraga, atlet juga dibebani target untuk berprestasi.

"Olahraga itu ada tiga tujuan, yang pertama adalah untuk sehat, kedua untuk prestasi, dan ketiga untuk rekreasi. Jadi kalau kita sudah memilih satu, tentu tujuan yang lain akan hilang," ujar dr Michael saat dihubungi detikcom, Selasa (17/3/2020).

Ia menegaskan, latihan dengan intensitas menjadi faktor yang membuat atlet terkadang mengabaikan kesehatan. Bahkan menurunkan tingkat imunitas yang berdampak terjangkit virus corona COVID-19.

"Tapi kalau tujuannya untuk prestasi, mereka (atlet) latihan capek-capek, berkeringat, lapar, sakit badannya. Gimana bisa sehat kalo badannya sakit? Bahkan kalau tidak pandai mengatur intensitas latihannya malah bisa mengganggu kesehatan, jadi imunitasnya malah turun, malah gampang terkena corona," ujarnya.

Banyaknya atlet yang terjangkit, menurutnya juga dipicu oleh jadwal pertandingan yang padat. Jadi dengan demikian untuk meningkatkan imunitas, itu hanya olahraga dengan tujuan kesehatan bukan prestasi.

"Atlet kan bukan Superman," pungkasnya.

Sumber : detik.com

Driver Ojek Online Wanita Yang Kehilangan Motornya Saat Pesan Orderan Dapat Bantuan dari Baim Wong

Senyum dan bahagia seorang driver ojek online perempuan kini telah kembali, setelah sebelumnya merasakan sedih dan kebingungan atas insiden hilangnya sepeda motor akibat digasak pencuri ketika melakukan orderan Grab Food di restoran Teras Rimbun.


Seperti yang tertangkap dalam video viral, wanita itu menangis di halaman restoran Teras Rimbun, Ciracas, Jakarta Timur.

Dia meratapi nasib motornya yang hilang diambil orang tak berhati, karena bingung bagaimana ia harus mencari nafkah, sementara kendaraan yang ia jadikan sebagai tumpu mata pencaharian telah digondol oleh orang.

Namun bak kalimat bijak, ada pelangi setelah hujan. Yakni, ada tawa setelah air mata, atau ada kebahagiaan setelah kesulitan, serta ada hikmah dibalik setiap cobaan.

Sang driver yang diketahui seorang single parent itu telah mendapat bantuan dari salah seorang selebriti dermawan, Baim Wong, melansir today.line.me.

Hal ini terkonfirmasi melalui unggahan di media sosial.

Dalam unggahan tersebut, sang driver yang diketahui bernama Lie Pih berswafoto bersama aktor tampan tersebut, sembari berpose mengacungkan jempol dan tersenyum lebar.

Senin, 16 Maret 2020

Pilih yang Sama-sama Ingin Berjuang, Karena Berjuang Sendirian Itu Tidak Ada Enak-enaknya

Secinta apapun kamu kepada dia yang kamu anggap baik, sudah sesuai dengan yang kamu harapkan, tetap ingtkan dirimu untuk jangan terlalu berharap banyak kepadanya.


Dan ingat, pilih pula yang sama-sama ingin berjuang denganmu, karena sungguh berjuang sendirian itu tidak ada enak-enaknya.

Jangan Hanya Asal Cinta, Tapi Lihatlah Bagaimana Kemampuannya Dalam Mepertahankan Hubungan

Lantas jangan hanya asal cinta, jangan hanya asal sayang, tapi lihatlah bagaimana kemmapuannya dalam mempertahankan hubungan.

Kamu harus mampu memilih yang mau bersamamu, bukan hanya kamu yang ingin bersamanya, agar kamu tidak makan hati terus.

Jangan Sampai Kamu Ingin Berjuang, Tapi Dianya Selalu Ogah-ogahan Begitu Saja

Jangan sampai kamu yang ingin berjuang, ingin mengusahakan semuanya selalu tetap baik-baik saja, tapi dianya selalu saja ogah-ogahan begitu saja.

Jangan Sampai Kamu Hanya Cinta Saja, dan Buta Dengan Apa yang Sebenarnya Kamu Butuhkan

Jangan sampai kamu hanya cinta saja, jangan sampai kamu hanya sayang saja, dan buta dengan apa yang sebenarnya kamu butuhkan.

Karena tidak sedikit orang-orang yang kadung cinta dan sayangnya, pada akhirnya dia tidka bisa berpikir realistis dengan cinta yang ada dalam hidupnya.

Kamu Cinta Boleh, Tapi Sampai Kapanpun Logikamu Dalam Mencintai Harus Pula Jalan

Kamu itu cinta boleh, iya bahkan sangat cinta boleh, karena mungkin kamu perhitungan yang baik padanya, tapi sampai kapanpun logikamu dalam mencintai harus pula jalan.

Kamu Harus Mampu Memilah Rasa yang Bergemuruh Dalam Hatimu, Jangan Terpedaya Lalu Kamu Tidak Berpikir Realistis

Kamu itu harus mampu memilih rasa yang bergemuruh dalam hatimu, kamu harus mampu menguasai dirimu tetap waras soal cinta, jangan pernah terpedaya lalu kamu tidak bisa berpikir realistis.

Sumber : humairoh.com

Jumat, 13 Maret 2020

Detik-detik Ibu Melahirkan di Jalan Rusak Saat ke Puskesmas Sejauh 20 Km

Sari terpaksa melahirkan di pinggir jalan rusak saat menuju puskesmas yang jaraknya puluhan kilometer di Kabupaten Lebak, Banten.


Ia selamat setelah ditolong warga yang melintas.

Petugas di kantor desa, Nurman, menceritakan, saat itu ia kebetulan melintas di jalan poros desa Cinangka-Cibarani.

Ia melihat ada seorang ibu yang dibantu warga karena melahirkan.

“Pas saya pulang di jalan itu banyak orang, dikira jatuh dari motor, saya berhenti ternyata ada yang melahirkan,” kata Nurman, Selasa (10/3/2020).

Menurut Nurman, saat itu kondisi si ibu sudah mengeluarkan janin. Ia panik, lalu mencari bantuan mobil ke puskesmas pembantu di desa tetangga di Karang Nunggal.

Di tengah perjalanan, Nurman menemukan mobil bercat perak. Untungnya ia kenal pemilik mobil yang juga beristri seorang bidan.

“Saya kenal juga, istrinya bidan, kebetulan juga di desa lagi ada ondangan, orang lagi pada lewat,” katanya.

Janin dan si ibu itu, menurutnya, selamat. Keduanya dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

“Anaknya selamat, ibunya selamat, pas dibawa selamat. Nggak kelihatan kelaminnya, saya nggak berani lihat,” ujar Nurman.

Perempuan yang melahirkan itu berdomisili di Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak.

Kades Cibarani Dulhani mengungkapkan desanya tak memiliki puskesmas pembantu untuk akses kesehatan.

Warganya harus menempuh 20 kilometer ke puskesmas dengan keadaan jalan rusak.

“Kurang pas visi-misi Lebak Sehat, (warga) ngelahirin di jalan. Desa Cibarani belum merdeka,” Dulhani menegaskan.

Sumber: detik.com

Senin, 09 Maret 2020

Kedua Orang Tua Kita Tak Bisa Kembali Muda, Bahagiakanlah Mereka, Jangan Buat Mereka Kecewa

Membahagiakan orang tuaadalah salah satu tujuan hidup kita. Jasa orang tua sangat susah dibalas karena mereka telah bekerja keras demi kita.


Banyak anak yang berlomba ingin membuat orang tuanya bangga dengan berbagai cara, seperti menjadi pelajar beprestasi, pengusaha sukses, bahkan sosok yang terkenal. Akan tetapi, ternyata hal-hal kecil berikut ini juga bisa membuat orang tua bahagia.

Berikan mereka senyuman setiap hari

Memberikan senyuman kepada orang tua setiap hari ternyata bisa membuat mereka lebih bahagia. Tak perlu memberikan banyak hadiah, kita cuma perlu menunjukkan senyuman dan mereka akan ikut bahagia. Sudah menjadi sifat setiap orang tua jika melihat anaknya bahagia pasti juga ikut bahagia. Jadi, jangan lagi memperlihatkan wajah cemberut kepada mereka dan gantikan dengan senyuman.

Pujilah segala hasil kerja keras orang tua

Pujian merupakan hal yang ingin didapatkan oleh setiap orang, begitu juga orang tua. Jadi, dengan memberikan pujian atas hasil kerja keras mereka tentunya akan membuat mereka bahagia. Misalnya, puji masakan ibu dan berterima kasihlah karena telah memasakkan makanan untuk setiap hari. Dengan memberikan pujian setiap hari kepada orang tua, dijamin mereka akan selalu bahagia dan bangga.

Sering menemani mereka

Siapa yang tak suka ditemani oleh orang tercinta. Semua orang tua akan selalu senang jika kita bisa meluangkan waktu untuk menemani mereka. Apalagi jika kita sibuk tapi masih ada waktu buat mereka, pasti orang tua akan selalu menghargai usaha itu. Cobalah menemani ayah berbincang di sore hari. Meskipun hal itu terlihat sepele, tapi dijamin bisa membuatnya tersentuh dan bahagia karena anaknya masih mau menjadi teman mengobrol.

Tunjukkan rasa sayang kepada orang tua

Menunjukkan rasa sayang bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti yang kita inginkan. Jika ingin menunjukkannya dengan cara membuat mereka bangga dengan kesuksesan kita, maka tetaplah bekerja yang tekun. Jika ingin memunjukkan rasa sayang dengan selalu berucap kata-kata yang sopan, maka selalu tunjukkan rasa sopan setiap hari. Ada banyak hal kecil yang bisa dilakukan untuk menunjukkan rasa sayang kepada mereka, jadi tunujukkan dengan cara masing-masing.

Jika jauh, sering memberi kabar

Jika kita tinggal jauh dari orang tua, maka sering memberi kabar bisa membuat mereka bahagia. Bukan rahasia lagi jika kita lebih sering menghubungi pacar ataupun teman setiap hari. Mungkin ada juga yang lupa memberi kabar kepada orang tua, tapi saat memberi kabar ke pacar selalu tepat waktu. Ubahlah hal itu mulai saat ini jika ingin orang tua lebih bahagia. Hal-hal kecil seperti memberi kabar dan bercerita mengenai kegiatan sehari-hari ternyata bisa memberikan banyak kebahagiaan kepada orang tua

Sumber: kepoid.com

Jaga Selagi Ada, Karena Yang Terbaik Tidak Datang Kedua Kalinya

Jika saat ini kamu memiliki pasangan yang sangat menyayangimu setulus hati, jangan pernah kecewakan dia. Jaga dia dengan sepenuh hati karena jika kecewa dan memilih untuk pergi maka kamu akan merasa sangat kehilangan orang yang terbaik di hidupmu.


Mungkin memang masih banyak yang lain diluar sana, tetapi yang seperti dia tidak akan pernah kamu dapatkan. Ingat! Yang terbaik seperti dia tidak akan datang kedua kali.

Mungkin saat ini kamu masih enjoy-enjoy saja dengan hubunganmu dan bersikap biasa-biasa saja terhadap pasanganmu. Kamu belum membayangkan bagaimana rasanya ketika ia pergi nantinya.

Ketika ia pergi dari hidupmu, disitulah kamu akan benar-benar merasa kehilangan orang yang mencintaimu sepenuh hati. Kamu kemudian menyesal dan mengandai-andai, seadainya waktu bisa diputar kembali. Namun semua itu tinggal angan-angan dalam penyesalan.

Memang Yang Baik Masih Banyak Diluar Sana, Namun yang Terbaik Sepertinya Tidak akan Pernah Kamu Dapatkan. Ada keistimewaan-keistimewaan tertentu di pasanganmu yang membuatmu nyaman dan tidak akan kamu dapatkan pada diri orang lain.

Perpisahan terkadang memang sangat menyakitkan, kepergian orang yang sangat kita kasihi biasanya membuat kita menjadi gunda gulana karena kita tidak akan mendapatkan yang seperti dia lagi.

Selagi ia masih ada di sisimu, sayangi dia, hargai keberadaannya, bahagiakan dia sebelum kepergian menjelaskan arti kehilangan.

sumber : kepoid.com

Minggu, 08 Maret 2020

Biarpun Rezeki Yang Kita Dapatkan Tidak Banyak, Tetapi Kalau Berkah Insha-Allah Cukup

Sudah bersyukur hari ini? Bersyukur karena masih diberi kesehatan, masih diberi nikmat makan, nikmat hidup dan masih bisa melakukan aktivitas keseharian yang biasa dilakukan.


Tetaplah bersyukur dengan datangnya rezeki yang telah disebutkan di atas dan jangan pikir besar kecilnya sebuah nikmat. Tak perlu banyak-banyak, rezeki yang sedikit tapi sudah mampu mencukupi kebutuhan pokok kamu sehari-hari sudah patut untuk kamu syukuri.

Terkadang kita lupa bahwa setiap orang telah memiliki rezeki masing-masing. Sehingga tak jarang, ketika dirasa rezeki kita tak cukup banyak dari rezeki orang lain kita akan merasa sedih, kecewa bahkan marah.
Coba tanyakan lagi pada diri sendiri, masihkah kita pantas untuk merasa kecewa dan marah dengan rezeki yang telah diberikan Tuhan untuk kita?

“Allah melebihkan sebagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rezeki. (QS. An Nahl-71)”

Menyoal Rezeki, Setiap Orang Takarannya Berbeda-Beda

Sebenarnya, tolak ukur rezeki adalah keberkahannya, dimana dengan berkahnya rezeki tersebut maka akan sangat bermanfaat dan akan terasa sangat dapat mencukupi semua kebutuhan kita.

Kita harus senantiasa bahagia dan terima kasih ketika rezeki yang kita dapat bisa mencukupi kebutuhan kita. Mulai dari kebutuhan makan, tempat tinggal atau hal pokok lainnya.

Setiap orang telah memiliki takaran rezeki yang sudah ditetapkan oleh Tuhan. Tugas kita adalah menjemput rezeki tersebut dengan lapang dada, kerja keras dan rasa syukur yang tulus dari hati. Banyak sedikit rezeki yang didapat, jika senantiasa disyukuri, ini bisa membuat kita menjadi pribadi paling bahagia dan tanpa beban.

Percayalah, Tuhan selalu tahu apa yang terbaik buat kita. Rezeki sedikit namun disyukuri dan mampu mencukupi justru akan lebih baik dan berkah jika dibandingkan dengan rezeki banyak namun melalaikan. Banyak dari kita yang lalai terhadap sesama, terhadap keluarga, terhadap orang-orang yang sangat membutuhkan di luar sana bahkan Tuhan karena rezeki kita yang terlalu banyak.

Sadar atau tidak, berlimpahnya rezeki bisa mendorong kita kepada situasi yang berbahaya, situasi yang menjadikan malapetaka bagi kita. Berlimpahnya rezeki juga bisa mendorong kita menjadi pribadi yang sombong, tinggi hati dan angkuh. Kalau suatu saat rezeki yang berlimpah dan hanya sebagai titipan tersebut diambil oleh pemilik sesungguhnya yakni Tuhan, kita bisa apa? Jangan bangga dulu ketika rezeki kamu sedang berlimpah, jangan tinggi hati apalagi sombong karena rezeki tersebut tidak abadi.

Banyak atau sedikit rezeki yang kamu dapatkan, pastikan untuk selalu mensyukurinya. Jangan rendah diri bila rezeki tersebut tak sebanyak milik orang lain. Jangan pula tinggi hati jika rezeki tersebut lebih banyak dari milik orang lain. Besar sedikit rezeki, selama itu disyukuri, tentunya itu akan mencukupi segala kebutuhan.

Kalau menuruti nafsu dan gengsi, meski pun rezeki yang sudah sangat banyak, rasanya akan terus kurang. Maka dari itu, selalu syukuri rezeki yang ada agar bisa mencukupi segalanya.